Ya, semua orang akan menjawab IYA .
Cinta dari orang tua, saudara, sahabat dan teman. Semua orang berhak mencintai dan dicintai. Ya dari sini aku akan ceritakan beberapa pengalaman percintaanku selama aku hidup. Sesungguhnya, aku baru mengenal cinta saat aku lulus dari bangku SMA. Dimana aku baru bisa memilih mana yang baik dan tidak baik untuk hidupku. Bagi sebagian orang aku bukanlah wanita yang cantik, namun aku wanita yang lucu saat dipandang :). Aku juga tak pernah memandang lelaki dari segi fisik, tapi aku memandang lelaki dari segi dia bisa menghargai aku sebagai seorang wanita. Bagiku, lelaki yang baik adalah lelaki yang bisa menjaga dan tulus saat bersamaku.
Hurry up :)
Percaya tidak kalau ketulusan dan pengorbanan kita biasanya tidak pernah dihargai oleh orang yang kita sayang ?
Yuuppss, aku telah membuktikannya, dimana aku adalah wanita yang sering disakiti lelaki yang aku sayangi (duluuu tapi, haha). Aku terlalu suka menyayangi orang sampai berkorban segala hal, mungkin ini konyol tapi ini kenyataan. Aku pertama kali suka sama lelaki itu saat kelas 2SMP, itupun aku nggak ngerti kenapa bisa terjadi, hahaha. Bodo lah :D. Tapi semenjak aku menjadi anak kuliahan, disana aku baru mengerti kalau memilih itu susah untuk hidup ini, dan aku juga sangat berharap pilihanku itu bisa bawa aku ke masa depan bersama dia :) (astungkara).
Ternyata memang susah membedakan lelaki yang benar-benar tulus dan enggaknya sama kita ya --''. Beberapa bulan lalu, aku baru saja putus dengan mantan aku, aku pacaran dengannya selama 3bulan lebih. Awalnya, aku sangat yakin kalau dia beneran tulus sama aku dari sikap dia dan pengorbanan dia kalau sama aku. Walaupun, kalau pengeluaran aku yang sering bayarin. Tapi, sifat orang siapa sih yang tau selain TUHAN.
DAMN!!!
Ternyata, lelaki yang aku pacarin itu ngga lebih dari seorang pecundang kelas kakap. Sekalipun, dia ngga punya nyali buat putusin aku duluan, mungkin takut aku sakit hati ya? hmm. Okey, but you're fucking man!! Sampai detik ini, lelaki yang paling aku benci ya kamu, setelah aku tahu, kalo kamu ternyata seorang playboy yang ndak bermodal aku gak nyesal udah putusin kamu. Sungguh, aku benar-benar sakit hati dibuatmu setelah tahu kamu ternyata pembohong dan pecundang :(. Tapi aku bahagia bisa pisah denganmu. Di awal pikiranku hanya satu, kamu bukan jodohku, jadi jauhlah kau kesana :D. Aku hanya bisa mengambil sisi positif itu saja.
Dari kamu aku belajar banyak hal, dimana aku harus lebih berhati-hati saat mengenal lelaki. Sifat seseorang tidak bisa ditebak sampai kapanpun, mungkin sekarang kamu baik, tapi besok bisa saja kamu berubah 180 derajat.
Let's wake up, baby :)
Kesedihanmu nggak harus kamu perpanjang, begitu kata seorang sahabatku. Sekalipun dia menyebalkan, tetapi dia bisa mendewasakanku sedikit demi sedikit. kook jadi meloo yaa :D
Jalani saja hari hari dengan senyuman indahmu yang dikasi TUHAN :)
Sekarang aku telah memilih lelaki pujaanku untuk hidupku ke depan (astungkara) :)
Aku melihat suatu perbedaan dari lelaki ini, hmm..
Alid, gitu sih waktu baru kenal. Tapi kalo bagusnya dia dipanggil gerang aja ahh, lebih unik dan menarik, karena menggambarkan fisiknya, hahah :D
Alid, gitu sih waktu baru kenal. Tapi kalo bagusnya dia dipanggil gerang aja ahh, lebih unik dan menarik, karena menggambarkan fisiknya, hahah :D
Saat ini, aku lebih lebih dan lebih menyayangi dia. Aku bangga saat mendengar semua ceritanya. Dia sangat dewasa dimataku. Dan aku berharap "hopefully lasting with Him :)" ---->> Gede Alit Mantika :). Tetaplah menjadi kekasih yang aku banggakan :*


Tidak ada komentar:
Posting Komentar