Siapa aku sebenarnya?
Kenapa aku harus hidup?
Untuk siapa aku hidup?
Ya, aku diciptakan Tuhan menjadi mahluk yang indah (wanita), aku bersyukur karena Tuhan memberikanku fisik selayaknya manusia biasanya. Dengan rambut yang lurus, dua mata yang indah, hidung, mulut, dua tangan dan dua kaki yang sangat aku syukuri sampai detik ini di usiaku yang ke 19. Kehidupanku juga sangat aku syukuri karena aku diberikan orangtua yang sangat menyayangi dan mencintaiku dari aku lahir sampai beranjak dewasa sekarang. Dan aku tak pernah berhenti berdoa pada Tuhan karena kehidupanku juga sangat berkecukupan untuk setiap harinya.
Terima Kasih Ida Sang Hyang Widhi Wasa :)
Aku bukanlah wanita yang pandai saat sedang mengikuti pelajaran, tapi aku hanya seseorang yang suka memperhatikan setiap kata yang diberikan seseorang saat mereka bertanya kepadaku dan mendengar perkataanku. Dari sanalah aku belajar untuk selalu menghargai orang lain, meskipun banyak orang yang tidak bisa menghargaiku.
Not bad, itulah kehidupan :)
Dimana kalian sesungguhnya mendapat pelajaran kehidupan?
Hanya orang lain yang mampu memberi kita arti kehidupan, saat mereka menceritakan kehidupannya suka duka apapun itu, saat itulah kita merasa kita tidak akan pernah bisa jauh dari nasib mereka.
Sekaya apapun kita, pasti akan pernah merasakan kemiskinan apabila kita angkuh menjalani kehidupan.
Secantik dan setampan apapun kita, pasti orang lain akan melihat dari sisi dalam kita, bukan berteman dengan fisik kita.
