Jumat, 22 April 2011

Proud to Learn from Children

Baru saja aku mendapatkan pelajaran baru tentang arti kasih sayang dikehidupan ini. Pengalaman ini aku dapatkan dari seorang anak kecil yang manis berusia 11tahun. Namanya "Iluh", aku bertemu dengannya saat aku mengikuti acara kampus dan menginap di salah satu SD tempatnya mencari ilmu. Aku tidak sengaja bertemu dengannya di jalan saat akan ke SD. Langsung saja aku berkenalan dengannya, dan ternyata dia seorang gadis yang mudah diajak berteman. Hanya beberapa saat saja aku berbincang dengannya dan saya berpisah dengannya.

And tomorrow..

Aku tak menyangka aku bertemu dengannya lagi dan aku masih ingat wajah lugunya itu. So cute baby :). Akupun langsung memanggilnya untuk bercanda tawa denganku dan temanku yang lain. Iluhpun bercerita tentang kehidupannya, bahwa sudah 2hari dia ditinggal orangtuanya ke kota. Dari sanalah aku melihat, wajah iluh yang sedikit bersedih saat menceritakan orangtuanya yang jarang dirumah bersamanya. Dia hanya tinggal bersama neneknya dan beberapa saudaranya saja. Hemm, aku ikut bersedih. Kemudian, iluh bercerita juga kalau dia habis mengikuti lomba dan dia kalah karena ada yang curang saat mengikuti lomba, saat aku coba menghiburnya dia berkata "Nggak apa apa dah, iluh kalah, namanya juga lomba". Oh my God, aku bener2 tersentuh mendengar perkataanya itu, dia terlalu lugu untuk bisa berfikir seperti itu. Aku bener2 bangga sama dia. Siang harinyapun aku dan teman2ku menumpang mandi dirumahnya yang tidak jauh dari SD. Diperjalanan menuju rumahnya, tiba2 iluh bertemu ayahnya dan dia langsung memberi uang kepada ayahnya, namun ayahnya mengembalikannya dan berkata, dia akan pergi ke kota lagi, disana aku  melihat lagi wajah iluh yang bersedih hanya bertemu ayahnya sebentar, rasanya dia sangat merindukan kasih sayang orangtuanya :'(. Sesampainya dirumah iluhpun, dia ternyata langsung mencuci pakainnya. Aku tersentak. Ya Tuhan, kenapa gadis sekecil ini sudah melakukan hal seperti ini ya? Aku benar2 ingin sekali menangis pada saat itu, tapi tangisanku harus aku ganti dengan senyuman kebanggaan. Hemm.. Aku sungguh bahagia bisa bertemu gadis kecil yang aku nilai bisa berfikiran dewasa di umurnya yang masih 11tahun.

Pada hari itu aku banyak bercerita bersama iluh, sampai akhirnya aku dipisahkan oleh waktu, aku harus pergi meninggalkan dia karena memang aku harus kembali pulang. Jujur, sedih rasanya saat itu karena aku harus berpisah dengan sahabat kecilku, aku hanya bisa mencium pipinya untuk yang terakhir kalinya. Kapan aku akan bertemu dia lagi? Jarak yang sangat jauh memisahkan aku dan iluh. Sampai detik ini aku masih sangat merindukannya kelincahan dan keluguan dari seorang gadis kecil bernama Iluh itu :')

ini fotoku bersama beberapa anak SD, seusai Iluh (paling kiri)mengikuti lomba :)

















aku dan iluh saat menonton pertandingan sepak bola :')



















ini fotoku dengan iluh dan adiknya saat mereka mengunjungiku ke tempat beristirahat :')















missing all moment with her :')

Dari sana aku belajar, dimana aku sangat bahagia karena aku masih bisa ditemani orangtuaku sampai detik ini, meskipun aku sering membuat mereka marah dan khawatir. But, i love my parents so much :'). Aku banyak ditemani keluargaku ketimbang yang lainnya, mereka sangat berarti dalam hidup aku :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar